Kabar Gembira Jemaah! Arab Saudi Rilis Visa Umrah Multiple Entry Berlaku 1 Tahun

Pemerintah Arab Saudi kembali menghadirkan terobosan baru yang membawa angin segar bagi umat Muslim di seluruh dunia, khususnya calon jemaah umrah asal Indonesia. Kini, ibadah ke Tanah Suci semakin fleksibel berkat diluncurkannya skema visa umrah khusus berjangka waktu 1 tahun. Aturan baru ini dirancang untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan lebih bagi para tamu Allah. Sebelum merencanakan keberangkatan, simak poin-poin penting serta aturan mainnya berikut ini!

1. Bebas Bolak-Balik ke Saudi Selama 365 Hari

Keunggulan utama dari visa baru ini adalah sifatnya yang multiple entry alias bisa digunakan untuk keluar-masuk Arab Saudi berulang kali. Visa ini aktif selama 365 hari (1 tahun) terhitung sejak tanggal diterbitkan. Meskipun berlaku setahun, jemaah perlu memperhatikan batas waktu tinggal. Pemerintah Saudi menetapkan akumulasi total masa tinggal maksimal 90 hari selama periode visa tersebut aktif. Artinya, Anda bisa mengatur beberapa kali jadwal kunjungan ke Tanah Suci selama tidak melebihi kuota 90 hari tersebut.

Read More

2. Pengecualian Penting: Tidak Berlaku Saat Musim Haji

Perlu diingat, kepemilikan visa umrah masuk ganda ini bukan berarti Anda bebas berkunjung kapan saja tanpa batasan musim. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menegaskan bahwa visa ini tidak dapat digunakan untuk masuk ke wilayah Saudi selama periode penyelenggaraan ibadah haji. Aturan ini diberlakukan demi menjaga ketertiban, keamanan, serta regulasi khusus yang mengatur jemaah haji resmi dari berbagai negara.

3. Transaksi Layanan Harus Melalui Platform Resmi Nusuk

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan fasilitas jemaah, pemerintah Arab Saudi mewajibkan pemesanan paket umrah dilakukan secara terintegrasi. Every jemaah wajib membeli paket layanan dari agen atau penyedia jasa yang sudah terakreditasi dan terdaftar di platform Nusuk. Langkah ini menjamin bahwa seluruh komponen perjalanan mulai dari akomodasi hingga transportasi sudah sesuai dengan standar regulasi resmi Kerajaan Arab Saudi.

4. Tetap Wajib Memegang Umrah Permit Sebelum Terbang

Mempunyai visa dan paket perjalanan saja belum cukup. Sebelum memijakkan kaki di Arab Saudi, jemaah diwajibkan mengurus izin resmi ibadah umrah (Umrah Permit). Pengajuan tanggal pada Umrah Permit wajib disesuaikan dengan jadwal paket layanan yang telah disetujui sebelumnya. Pastikan seluruh dokumen perjalanan dan persyaratan masuk lainnya sudah terpenuhi dengan lengkap agar proses imigrasi berjalan lancar.

Kesimpulan

Hadirnya kebijakan visa umrah berlaku 1 tahun ini tentu menjadi angin segar dan kemudahan besar bagi Anda yang merindukan suasana Tanah Suci secara berkala. Beribadah kini terasa jauh lebih fleksibel tanpa perlu berulang kali melalui proses pengajuan visa yang rumit setiap kali hendak berangkat. Kesempatan untuk menyempurnakan ibadah dan berziarah pun terbuka semakin lebar, memberikan ruang bagi umat Muslim untuk mengatur waktu kunjungan yang paling nyaman sesuai dengan kebutuhan keluarga maupun jadwal pribadi.

Meski demikian, fleksibilitas ini tetap menuntut kedisiplinan dari para jemaah. Pastikan Anda selalu mencermati dan mematuhi seluruh ketentuan resmi yang berlaku, mulai dari memperhitungkan batas maksimal masa tinggal, mengurus izin Umrah Permit tepat waktu, hingga memilih penyedia layanan yang terakreditasi melalui platform resmi seperti Nusuk. Dengan persiapan dokumen yang matang dan pemahaman regulasi yang baik, perjalanan ibadah Anda ke Kerajaan Arab Saudi dipastikan berjalan dengan aman, lancar, dan penuh kekhusyukan.

Related posts